Kurikulum

Kurikulum SMPN 1 Kedungpring Tahun Pelajaran 2020/2021.

Kurikulum di SMPN 1 Kedungpring dikembangkan dengan menerapkan prinsip-prinsip pengembangan kurikulum 2013. pengembangannya berdasarkan prinsip bahwa peserta didik memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, berkarakter dan berbudi pekerti luhur dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab terhadap lingkungan. Selain itu, dalam kurikulum 2013 peserta didik diharapkan mempunyai ketrampilan abad 21 yang diistilahkan 4C yaitu Communication, Collaboration, Critical Thinking and Problem Solving dan Creativity and Innovation. Penguasaan ketrampilan 4C ini sangat penting khususnya di abad 21, abad dimana dunia berkembang dengan cepat dan dinamis. Untuk mewujudkan ketrampilan 4C itu diantaanya yaitu dengan adanya Integrasi PPK (Penguatan Pendidikan Karakter).

Beban Belajar (Normal)

  1. Beban belajar di Sekolah Menengah Pertama (SMPN) 1 Kedungpring dinyatakan dalam jam pembelajaran per minggu. Beban belajar satu minggu Kelas VII, VIII, dan IX adalah 44 jam pembelajaran per minggu. Durasi setiap satu jam pembelajaran adalah 40 menit.
  2. Beban belajar di Kelas VII, VIII, dan IX dalam satu semester paling sedikit 21 minggu dan paling banyak 24 minggu.
  3. Beban belajar di kelas IX pada semester ganjil paling sedikit 21 minggu dan banyak 24 minggu.
  4. Beban belajar di kelas IX pada semester genap paling sedikit 14 minggu dan paling banyak 21 minggu.
  5. Beban belajar dalam satu tahun pelajaran paling sedikit 35 minggu dan paling banyak 45 minggu.

Beban belajar (New Normal)

  1. Selama BDR Beban belajar di Sekolah Menengah Pertama (SMPN) 1 Kedungpring dinyatakan dalam 27 jam pelajaran per minggu.
  2. Beban belajar satu minggu Kelas VII, VIII, dan IX adalah bervariasi 4 hingga 6 jam pembelajaran. Durasi setiap satu jam pembelajaran adalah 30 menit.
  3. Jika menggunakan tatap muka, maka pengaturannya adalah dengan membagi jadwal tatap muka menjadi dua bergantian per minggunya dengan sistem ganjil genap, sistem pembelajaran dibagi dua yaitu saat absen ganjil tatap muka, maka absen genap mengikuti PBM secara daring/BDR/PJJ dengan jumlah jam pembelajaran 27 jam perminggu. Pengaturan shift masuk antara kelas VII, VIII dan IX diatur sedemikain rupa sehingga protokol kesehatan tetap dijaga. Kondisi ini disesuaikan dengan kondisi peserta didik, guru, dan fasilitas kesehatan yang tersedia.
  4. Selama new normal, sekolah tidak menyelenggarakan kegiatan kesiswaan jenis apapun seperti ekskul dan lainnya.

Download Perangkat Mengajar

untuk mendownload file perangkat mengajar, gunakan akun google suite education. ex. nama@smpn1kedungpring.sch.id.

Klik disini untuk mendownload seluruh file.

Isi dari file :

  1. SK KBM (revisi)
  2. Kalender Pendidikan
  3. RPE, Prota, Promes
  4. Program Penilaian
  5. Absen Siswa
  6. Penugasan Terstruktur & Tidak Terstruktur
  7. Jurnal KBM
  8. Jadwal KBM
  9. Kepanitiaan Setahun
  10. Cover Perangkat, dll

Klik disini untuk mendownload seluruh file.

Isi dari file :

  1. SK KBM (revisi)
  2. Kalender Pendidikan
  3. RPE, Prota, Promes
  4. Program Penilaian
  5. Absen Siswa
  6. Penugasan Terstruktur & Tidak Terstruktur
  7. Jurnal KBM
  8. Jadwal KBM
  9. Kepanitiaan Setahun
  10. Cover Perangkat, dll

Kurikulum 2020/2021

Pengembangan diri

Kegiatan Pengembangan Diri adalah kegiatan yang bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan, bakat, dan minat. Kegiatan Pengembangan Diri dapat dilakukan dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler. Pengembangan Diri bukan merupakan mata pelajaran sehingga penilaian kegiatan ini dilakukan secara kualitatif.

Jenis pengembangan diri di SMPN 1 Kedungpring terdiri dari 3 macam yaitu :

  1. Terstruktur, terdiri dari Sholat Dhuha, Pramuka, Bimbingan Konseling, Jamaah sholat dzuhur dan ashar, Kunjungan perpustakaan dan gerakan literasi sekolah (GLS), Kajian Qur’an dan hadits.
  2. Pilihan, terdiri dari teater, musik, sepak bola, futsal, bola voli, atletik/P2SN, karawitan, catur, pencak silat, hadrah, menembak, aero modelling, sistem otomasi dan robotika.
  3. Kepramukaan; kegiatan ini menjadi ekstra wajib pada pendidikan dasar dan menengah seperti yang tercantum dalam permendikbud no.63 tahun 2014.

Muatan Lokal

Muatan lokal yang diterapkan di kabupaten lamongan untuk jenjang SMP.

Kearifan lokal

Scroll to Top
%d blogger menyukai ini: