Siswa Inklusi Dari SMPN 1 Kedungpring Mampu Bersaing Dengan 36 Ribu Wisudawan GLM Alquran.

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
"Membaca tanpa memikirkannya ibarat makan tanpa mengunyah". (Edmund Burke)

SnekingOneNews – Minggu pagi ini  13 oktober 2019 sejumlah 120-an siswa SMP Negeri 1 Kedungpring berangkat ke lamongan guna menghadiri undangan wisuda akbar Gerakan Lamongan Menghafal (GLM) yang bertempat di alun-alun lamongan. Pesertanya terdiri dari seluruh sekolahan mulai dari jenjang SD, MI, SMP, MTs, SMA, MA, SMK di Kabupaten Lamongan. Jumlah peserta yang akan diwisuda pagi ini pun terbilang cukup banyak yaitu kurang lebih ada 40.000 an siswa. Kegiatan yang diprakarsai oleh Dr. Dedi Nordiawan dan sekaligus putra dari Bupati Lamongan ini bertujuan agar muncul bibit-bibit baru penghafal Al-quran di Lamongan.

Ada yang menarik dalam kegiatan wisuda GLM yang diselenggarakan tadi pagi yaitu salah satu siswa SMPN 1 Kedungpring yang bernama fadel menjadi tamu kehormatan mewakili siswa inklusi di seluruh kabupaten Lamongan. Nilai dalam ujian tahfidnya pun terbilang cukup tinggi yaitu 95 dan terbaik dikelasnya. Bahkan pada saat pengumuman Wisuda GLM tadi, Fadel masuk 6 besar menyisihkan sekitar kurang lebih 36.000 an peserta. Fadel yang hadir didampingi Ummi-nya tadi mendapat hadiah spesial dari Bapak H. Fadeli, MM berupa sepeda pancal. Bapak bupati dan para tamu undangan sempat dibuat menangis terharu dengan kedatangan fadel tadi. Dalam kesempatan tersebut, Bapak Bupati juga menyampaikan ucapan terima kasihnya dan dukungan terhadap lembaga SMPN 1 Kedungpring yang mampu mendidik anak inklusi dengan baik.

Bunda Yuni juga sempat menambahkan ke pihak terkait, bahwasanya pada saat ujian tahfid, fadel diperlakukan sama dan tidak dibedakan dengan lainnya yang berasal dari non-inklusi. Putra dari Ummi Lubnah Assry ini memang sehari-harinya dikenal cukup disiplin waktu, bahkan yang lebih istimewa lagi anak ini rutin melaksanakan sholat dhuha di Musholla Al haromain SMPN 1 Kedungpring tanpa disuruh Bapak/Ibu dewan guru. Dalam menghapal Al-quran, fadel lebih banyak mendengarkan dari audio ketimbang baca.

SMP Negeri 1 Kedungpring sendiri ditunjuk oleh Dinas Pendidikan sebagai koordinator GLM wilayah lamongan barat dan bulan juli kemarin sudah menyelenggarakan kegiatan ujian tahfid tahap ke-2 dengan peserta dari 15 sekolah. Alhamdulillah tambah tahun kegiatan tahfid di SMPN 1 Kedungpring menunjukkan peningkatan yang cukup bagus. Selama kepemimpinan Bunda Yuni ini, kegiatan keagamaan di SMPN 1 Kedungpring pun mulai banyak peningkatan diantaranya yang rutin dilakukan adalah kegiatan jumat religi, peningkatan kegiatan tahfid, Senin Berkah, Hadrah, dan yang terbaru adalah kajian hadits yang untuk sementara dicoba terlebih dahulu di 3 jenjang kelas yaitu 7a, 8a, dan 9a dengan total peserta 96 siswa dilaksanakan pada jam ke-0.Bunda Yuni dan seluruh warga di SMPN 1 Kedungpring memberikan apresiasi yang cukup bagus dan mendukung penuh kegiatan Gerakan lamongan Menghafal Alquran yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan. (afh)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Leave a Replay

About Me

SMP Negeri 1 Kedungpring merupakan sekolah yang bisa beradaptasi dengan cepat mengikuti perkembangan jaman. Banyak prestasi yang sudah ditorehkan mulai dari tingkat kabupaten hingga nasional.

Recent Posts

Profil Bahrun Amiq

Launching Sekolah Digital

Sign up for our Newsletter

masukkan alamat email untuk mendapatkan informasi terbaru dari kami.

Scroll to Top
%d blogger menyukai ini: